Archive

Posts Tagged ‘hobby’

Modifikasi BB200 Frateschi

Indra KrishnamurtiArtikel oleh Indra Krishnamurti

Di wilayah DAOP IV, Semarang, Loko seri BB200 masih sering terlihat berkeliaran untuk menarik rangkaian atau sekedar sebagai lok langsir. Salah satu rangkaian yang masih dehela oleh lok seri ini adalah Kaligung Ekonomi, yang melayani rute Semarang Poncol – Tegal PP.

Sebagai seorang railfans yang menyukai bentuk lok lokal, ternyata dapat menikmati lok ini dari sebagai sebuah kereta model. Sekali lagi, produksi keluaran Frateschi yang harus rela dipermak sedikit untuk dapat menjadi lok BB200 yang khas Indonesia.

Untuk dapat memulainya, sebaiknya menyiapkan bahan-bahan dan peralatanberikut ini:

  • Model G12 A-1-A Frateschi (nomor seri 3057), atau lebih baik: chassis G12 A-1-A dan body shell G12 yang standar.
  • Potongan plastik PVC/lembaran plastik bekas kotak cd atau disket.
  • Potongan sprue (rangka) model kit.
  • Lem plastik Tamiya.
  • Dempul Sanpolac, Dempul (putty) Tamiya.
  • Superglue, lem putih/Fox.
  • Amplas no 320, 400, 600, 1000 sampai 1500
  • Cutter besar dan cutter kecil
  • Masking tape Tamiya, Masking tape Nashua yang berwarna krem
  • Thinner Impala, Thinner ‘levelling thinner Gunze Sangyo’
  • Cat semprot Tamiya
  • Primer semprot Tamiya atau Gunze Sangyo
  • Kuas-kuas untuk mengecat model (Tamiya)
  • Sikat gigi bekas yang bersih
  • Kain lap, tissue
  • dan jangan lupa kotak P3K, accidents do happen!

Read the rest of this entry »

Tips membuat layout kereta api model

Memiliki layout adalah sebuah dambaan yang selalui diimpikan oleh modelers khususnya pecinta kereta api model. Untuk membuat layout perlu mempertimbangkan lokasi dan ukuran. Semakin luas layout yang dibuat, maka suasana yang dibangun di dalamnya akan semakin realistis.
Tidak semua orang mampu untuk membangun sebuah layout yang luas dan kompleks, sebuah layout sederhana juga dapat menjadi sebuah hiasan yang unik di dalam rumah.

Layout model kereta api indonesia

Banyak modeler yang memiliki keterbatasan ruang di dalam rumahnya, mungkin pilihan menggunakan N-Scale dapat menjadi solusi yang baik. Selain ukuran layout dan skala yang digunakan, layout atau diorama dapat lebih menarik lagi jika kita menempatkan thema di dalamnya.

  1. Pilihlah thema yang diinginkan, misalnya thema tempo doeloe, thema perkotaan atau thema pegunungan. Pemilihan thema di awal akan memudahkan dalam mengembangkan layout yang diinginkan.
  2. Pilih lokomotif dan kereta yang sesuai dengah thema yang diinginkan. Misalnya rangkaian lokomotif uap akan cocok dengan thema tempo doeloe.
  3. Sesuaikan arsitektur bangunan, pohon dan orang-orang yang akan digunakan. Mencari di internet dapat membantu memperoleh banyak informasi mengenai ini.
  4. Trowongan dan jembatan adalah obyek yang sangat menarik di dalam layout yang sedang dibangun.
  5. Jangan lupa merancang bentuk stasion kereta api disesuaikan dengan thema yang ada.
  6. Siapkan jalan raya, gravel , mobil dan perlintasan kereta api. Jika mengusung thema tempo doeloe sebaiknya mobil dan perlintasan disesuaikan dengan kondisi tempo doeloe.

model jembatan cisomang

Semakin banyak detail yang ditonjolkan di sebuah layout, akan membuat layout semakin menarik dan lebih realistis.
Saat ini banyak dijual model bangunan yang sudah jadi. Tetapi banyak orang yang memilih membuat sendiri dengan kayu balsa dan cat agar bangunan dapat disesuaikan dengan thema yang ada. Sebagai tambahan di latar belakang dapat menggunakan gambar-gambar pemandangan yang dicetak di kertas ukuran lebar sebagai tambahan dekorasi.