Modifikasi BB200 Frateschi

Maret 17th, 2008 | by Hedwig™ |

Indra KrishnamurtiArtikel oleh Indra Krishnamurti

Di wilayah DAOP IV, Semarang, Loko seri BB200 masih sering terlihat berkeliaran untuk menarik rangkaian atau sekedar sebagai lok langsir. Salah satu rangkaian yang masih dehela oleh lok seri ini adalah Kaligung Ekonomi, yang melayani rute Semarang Poncol - Tegal PP.

Sebagai seorang railfans yang menyukai bentuk lok lokal, ternyata dapat menikmati lok ini dari sebagai sebuah kereta model. Sekali lagi, produksi keluaran Frateschi yang harus rela dipermak sedikit untuk dapat menjadi lok BB200 yang khas Indonesia.

Untuk dapat memulainya, sebaiknya menyiapkan bahan-bahan dan peralatanberikut ini:

  • Model G12 A-1-A Frateschi (nomor seri 3057), atau lebih baik: chassis G12 A-1-A dan body shell G12 yang standar.
  • Potongan plastik PVC/lembaran plastik bekas kotak cd atau disket.
  • Potongan sprue (rangka) model kit.
  • Lem plastik Tamiya.
  • Dempul Sanpolac, Dempul (putty) Tamiya.
  • Superglue, lem putih/Fox.
  • Amplas no 320, 400, 600, 1000 sampai 1500
  • Cutter besar dan cutter kecil
  • Masking tape Tamiya, Masking tape Nashua yang berwarna krem
  • Thinner Impala, Thinner ‘levelling thinner Gunze Sangyo’
  • Cat semprot Tamiya
  • Primer semprot Tamiya atau Gunze Sangyo
  • Kuas-kuas untuk mengecat model (Tamiya)
  • Sikat gigi bekas yang bersih
  • Kain lap, tissue
  • dan jangan lupa kotak P3K, accidents do happen!

Cara membuat, Bagian Pertama

Langkah 1-6 hanya diperlukan bila model yang kamu pakai adalah model G12 yang sudah dicat

  1. Bongkar model lokomotif, dengan merenggangkan bagian tengahnya di atas tanki BBM. Body shell dan chassis akan bisa dipisahkan. Awas jangan sampai jatuh!
  2. Bongkar kabin lokomotif dengan menarik masing-masing kabin ke sisi kiri dan kanan. Biasanya kamu bisa lihat bahwa kabin ini renggang atau tidak menempel dengan baik ke body shell, kalau demikian, tab yang mengunci kabin ke body shell harus dipotong sedikit (1 mm di atas dan bawah saja sudah cukup). Lepaskan semua komponen transparan dan simpan dengan aman (jangan dekat-dekat cat, thinner, apalagi lem, atau malah terinjak)
  3. PERHATIKAN BAHWA YANG BERIKUT INI CUKUP BERBAHAYA! NO SMOKING PLEASE! LAKUKAN DI TEMPAT TERBUKA/VENTILASI BAIK!
    Ke dalam sebuah wadah yang cukup panjang/bisa merendam seluruh body shell lokomotif, tuangkan levelling thinner GS sehingga cukup untuk merendam satu sisi body shell (sisi lain bisa dikerjakan sesudahnya). JANGAN PAKAI THINNER IMPALA!
  4. Tunggu 1-2 menit, mulailah menggosok untuk mengelupas cat dengan sikat 4. gigi bekas. Pakailah masker dan sarung tangan plastik! Awas uap thinner ini lumayan bikin fly. Cat yang dipakai di model Frateschi ini seperti karet, dan pengupasannya susah. Tapi seandainya tidak dikupas, kemungkinan mengelupas di masa depan cukup besar.
  5. Gosok terus dan usahakan semua keping cat asli lokomotif sudah hilang, kalau perlu buang thinner lama dan tambahkan thinner yang masih segar. Jangan lupa kupas juga cat di kedua kabin lokomotif.
  6. Hati-hati lok yang direndam thinner ini plastiknya menjadi agak RAPUH, terutama di bagian anak tangga di masing-masing ujung. Jangan sampai jatuh!
  7. Cuci model lokomotif dengan sabun pencuci piring untuk menghilangkan minyak yang mungkin tersisa.
  8. Mulai bekerja! Perbedaan utama BB200 dan model Frateschi yang masih belum dimodifikasi terutama bisa dilihat di ujung-ujungnya (lihat foto 1 dan foto 2)

    Foto 1

    Foto 2

Bagian Kedua

  1. Nah, ketahuan kan bagian mana yang harus diubah? Untuk bagian belakang sama dengan sisi yang pendek.
  2. Gunakan cutter untuk memotong bagian bagian yang dilingkari warna merah di atas. Hati-hati jangan memotong bagian lain! Bagian-bagian yang rentan patah/terpotong dilingkari warna biru. Gunakan amplas berturut-turut mulai dari yang paling kasar sampai ke yang paling halus. Gunakan juga dempul untuk menutup celah/goresan yang akan timbul.
  3. Perhatikan bahwa molding hidung lokomotif agak ‘mleot’ ke dalam, jadi tidak perlu mengamplas habis detil radiator dynamic brake (yang ditandai warna merah di bagian atas gambar 2). Nanti di bagian atas akan tersisa celah sedikit, yang bisa ditutup dengan dempul Tamiya.
  4. Awas jangan sampai detil pintu di bawahnya teramplas! Gunakan masking tape Nashua untuk menutupi bagian-bagian yang harus diamankan. Untuk mengamplas dengan efektif, jangan pakai air, kecuali ketika sudah mendekati bentuk yang diharapkan (dengan amplas halus).
  5. Setelah hidung dipotong, hasilnya seperti foto 3 di bawah ini:

    Foto 3

    Udah mulus kan bagian-bagian yang seperti ‘kutil’ di dekat lampu dan detil di bagian bawahnya? Sekarang waktunya menambah detil2 untuk bagian bawah. Lingkaran kuning: detil pegangan tangan ini dibuat dari detil yang sudah ada, dengan membuang sisi-sisi kiri/kanan dan tengah dari detil pengangkat coupler. Tidak perlu membuat lagi yang baru. Yang perlu dibuat adalah detil lampu lampu semboyan (lihat lingkaran merah). Buatlah detil ini dari plastik PVC/ plastik lain dengan ketebalan 1 mm. Ukurannya untuk kiri dan kanan: 2×6 mm, untuk yang tengah, 2×4 mm. Amplaslah sisi-sisinya supaya agak melengkung. Juga buatlah detil cantolan rantai dari plastik selebar 3mm yang dipotong berbentuk setengah lingkaran.

  6. Modifikasi paling signifikan untuk membuat BB200 adalah untuk membuang kipas dynamic brake di bagian atas hidung lokomotif. Caranya adalah dengan mendempulnya. Pertama, tempelkan masking tape ke keempat sisi lubang kipas (lihat foto 4)

    Foto 4

  7. Potong sedikit bagian tengah kipas, karena mungkin akan menonjol. Awas jangan memotong sisi-sisi lubang kipas. Amplaslah sedikit sisi-sisi dalam lubang kipas supaya dempul nantinya bisa melekat dengan baik.
  8. Mulailah mendempul dengan dempul Sanpolac (mungkin bisa pakai Isamu, tapi kok pengalamanku gak pernah berhasil baik). Dempul Sanpolac harus dicampur dengan pengeras, jadi memang agak ribet, campurlah sedikit-sedikit saja dulu. Pelan pelan oleskan dempul di sisi bagian dalam sampai seluruh lubang menjadi tertutup (tidak perlu halus, karena nanti bisa diamplas lagi).
  9. Tunggu semua dempul mengering, sekitar 1-2 hari, mulailah mengamplas dempul hingga halus. Biasanya akan ada celah-celah dalam dempul Sanpolac ini, karena dia akan sedikit mengkerut. Sesudah tidak mengkerut lagi, oleskan dempul Tamiya, tunggu kering lagi dan amplas.
  10. Perhatikan foto 5 di bawah:

    Foto 5

    Kelihatan kan kalau lok Frateschi yang asli (yang dicat sebagai BB201) di atas ada sedikit perbedaan detil dengan BB200, yaitu bahwa louver yang berdiri sendiri di belakang keenam louver di belakang kabin tidak ada? Nah, kalau bisa, amplaslah louver ini (di kedua sisi body shell). Hati-hatiiiii sekali karena resikonya detil pintu di sekelilingnya bisa buyar.

Bagian Ketiga

  1. Nah, pada titik ini model BB200 kita sudah hampir selesai, tapi kita masih harus memasang lagi kabin lokomotif. Perhatikan foto 6:

    Foto 6

    Bagian dalam body shell sebaiknya dipotong supaya tidak terlihat dari luar (memotongnya tidak perlu terlalu rapi). BTW, kelihatan juga kan kalau klakson yang berada di belakang kabin sudah dilepas dan lubangnya didempul?.

  2. Perhatikan lagi foto 1, 3, 4 dan 6 di atas. Molding asli kabin lokomotif ini ternyata kurang detil di bagian bingkai dalam jendela. Buatlah sendiri bingkai jendela ini dari plastik tipis, dengan lebar 1 mm. Dempullah kedua ujung dan sisinya supaya bentuk lengkungnya simetris.
  3. Rekatkan kedua kabin ke body shell. Gunakan lem plastik Tamiya. Setelah kering, dempullah celah-celah yang mungkin ada. Amplas hingga halus.

  4. Modelmu sekarang seharusnya seperti di gambar 7 di bawah ini.

  5. Buatlah kotak alat-alat yang ditempatkan di bagian kanan depan kabin dengan plastik PVC seukuran 17 x 5 mm. Perhatikan juga bahwa ada detil ‘dekik’ di cowcatcher.
  6. Untuk sisi satunya, buatlah klakson dengan menggunakan sprue. Caranya mudah: panaskan sprue dengan lilin (seperti untuk membuat benang sprue, para modeler kit pasti sudah tahu). Tapi kali ini yang dipakai adalah ujungnya, yang berbentuk kerucut. Potong kerucut itu seukuran dengan klakson yang sudah ada, dan buat detil untuk bagian belakang klakson tsb seperti gambar ini:

    Trik: lebih mudah membuat dua klakson dengan bentuk serupa dibandingkan membuat 1 klakson yang sama persis dengan klakson yang sudah ada.

  7. Sekarang ke langkah berikutnya: pengecatan! Tutorial ini tidak akan membahas pengecatan, karena ada beberapa skema untuk BB200: krem-hijau (asli), merah tua-biru (sekarang), kuning-hijau (BB20029), putih (BB200 yang ditempatkan di Akpol). Silakan google sendiri “BB200″ untuk mencari tahu BB200 dalam skema seperti apa yang diinginkan. Sekarang ini ada dua BB200 yang dikembalikan catnya ke warna aslinya lho (meskipun salah satunya warna kremnya terlalu kuning)!.
  8. Pasang kembali jendela dan komponen2 transparan lainnya setelah pengecatan selesai. Setelah kamu pasang bingkai dalam di kabin, kemungkinan jendela tidak bisa dipasang lagi. Eniwei, plastik jendela ini biasanya mutunya gak terlalu bagus. Mendingan gunakan lem Fox sebagai gantinya. Oleskan sedikit lem Fox di tusuk gigi, tempelkan ke lubang jendela, putarkan dan tarik sehingga ada lapisan yang menutupi jendela. Tunggu kering, sesudahnya dia akan jadi transparan. Jendela yang tengah tidak usah dipasang, toh aslinya jarang sekali BB200 yang terlihat dengan jendela ditutup. Atau, bisa juga potong jendela tengah dan tempelkan dengan lem Fox. Jangan pakai lem plastik karena pasti belepotan!.

Hasil yang sudah jadi

BB200 punya Bowo
BB20029 milik Mighty Bowo

BB20002 Spoor Sony
BB20002 milik Spoor Soni

BB201

Jenis lain dengan seri BB201, dengan uniform krem-hijau.

BB201

Seri BB201 dengan rangkaian kethel

  1. 14 Responses to “Modifikasi BB200 Frateschi”

  2. By biebNo Gravatar on Mar 18, 2008 | Reply

    wah wah jadi kepengen neee

    klo lokonya doank ama ngubah ampe kaya gt abiss brapa yagh ?? ??

    thx and sembojan 35 !! !! !!

    Hedwig™ : Biaya relatif tergantung bahan. Berdasarkan informasi, dengan menggunakan bahan-bahan yang ada dipasaran, dapat menghabiskan biaya tidak lebih dari 400 Ribuan Rupiah.

  3. By arie septianNo Gravatar on Mar 26, 2008 | Reply

    wahhhhhhhhhhhh kereatif sekaLi kamu y
    Kmu sdah mempunyai bnyak kereta ModeL???

  4. By indroNo Gravatar on Apr 10, 2008 | Reply

    terima kasih buat komentar/pujiannya.

    @bieb
    biaya yang diperlukan untuk mengubah, seperti ditulis kang hedwig, memang sekitar segitu. tapi itu terutama untuk ongkos pengecatannya yang memang cukup mahal. kalau mengecat dengan pylox, biaya bisa ditekan, resikonya pylox kadang-kadang kurang bagus untuk model dengan detil yang halus.

    saya memakai cat semprot tamiya, satu kaleng cat bisa untuk 2 lokomotif atau lebih.

    @arie septian
    saya cuma punya BB200 (dummy), BB201, 2 gerbong ketel dan satu gerbong datar. tidak terlalu banyak memang.

  5. By EdiNo Gravatar on Mei 16, 2008 | Reply

    Mas saya tertarik nih dg train model.rumah mana ya mas sapa tau saya bisa maen2 k sana (lokasi saya jakarta)
    bls di E-mail saya : nanoon_lagi2@yahoo.com

    thanx a lot

    Hedwig™: Silahkan ke link ini: http://www.keretamodel.com/shop-location/

  6. By A_yudhoNo Gravatar on Jun 5, 2008 | Reply

    BB-200,,, klo yang ini saya udah pernah naek n masuk ke dalam kabinnya. waktu masih kuliah di semarang dulu. hobinya sama temen2x ke stasiun tawang. kebetulan ada temen yang sodaranya kerja di depo induk SMT. jadilah gue ikutan masuk ke kabin. liat2x sambil fot2x

    hihihi… gangguin orang lagi kerja ya.. :-P

  7. By BRIANNo Gravatar on Jun 8, 2008 | Reply

    kenapa sih, pengemar miniatur kereta di surabaya susah dapet. knapa harus ke jakarta cari mainan kereta, usul buka toys store all about trains, tapi hrg terjangkau, yang penting anak - anak bahagia kita dapet pahala .. amin

  8. By yarmanNo Gravatar on Jul 30, 2008 | Reply

    as mualaikum
    pertama saya ucapkan terima kasih banyak dan syasuka pada miniatur kereta api boleh sya ikut bergabung dgn wiseb ini oya boleh saya minta infoer masih tentangkoleksi kereta api. terima kasih banyak

  9. By IrfanNo Gravatar on Sep 1, 2008 | Reply

    Yth.pak Hedwig.
    Mohon diteruskan ke teman2 yang mengetahui info seputar harga2 kereta model Indonesia, mulai dari harga loko, gerbong penumpang, kereta barang, kethel, dll, yg sudah berbentuk kereta Indonesia, dimana belinya, menghubungi siapa. Terima kasih sebelumnya.

  10. By willyNo Gravatar on Sep 4, 2008 | Reply

    pak saya punya miniatur lokomotif model CC 201 dan CC 203 dgn skala HO ( 1 : 87 ) bagi yag berminat dapat menhubungi saya di willy_budiarjo@yahoo.com. terima kasih

  11. By oktavNo Gravatar on Sep 10, 2008 | Reply

    Sugeng Enjang
    mas, aku mo ngabung yo, aku pencinta kereta (la wong tumpaaku ndak dino jkt - bogor pp)
    matur nuwun dah berbagi, Gusti sing males. Nek ono sing lio kabar-kabar yo mas
    sekalai lagi matur nuwun

  12. By OjangNo Gravatar on Sep 26, 2008 | Reply

    Wah bagus juga model bb200. Dimana bisa mendapatkan model G12 dan berapa harganya?
    Apakah ada gerbong penumpang? Saya ingin koleksi loco yang ada di Indonesia, termasuk loco uap b2503.

  13. By ElingNo Gravatar on Sep 28, 2008 | Reply

    wah kereeen abiiiizzzz broooo,mantaaaab….

  14. By ElingNo Gravatar on Sep 28, 2008 | Reply

    @Ojang

    harganya sekitar Rp 1jt yg on the road,nah yg dumy Rp400rb, kalo dijkt coba ke trainz cafe di itc permata hijau Lt3, atau ke universal hoby di STC senayan Lt 2/24

  15. By abdiNo Gravatar on Okt 18, 2008 | Reply

    bagaimana cara kerja sistem pendingin mesin kereta api,,gambar radiatornya,,dan penjelasannya

Post a Comment